28 JANUARI 2013 ya, tanggal itu masih aku ingat dan mungkn
itu kenangan buruk di dalamnya, satu
bulan sebelum tanggal itu aku sudah merasakan hal yang aneh darimu, ntah apa
aku tdak bisa menjelaskannya, aku merindukan kamu yang dulu, yang selalu memanjakanku,
selalu menanggap aku ada dan selalu membuat aku merasa berart tapi itu dulu dan
sekarang ya sekarang tapi apa yang aku rasakan saat itu sangat pait, apa lagi
sejak kamu menyukai seseorang di salah satu idol group Indonesia.
Aku terasa terasingkan, mungkn itu perasaan aku saja tapi
selama aku bersamamu hanya saat itu saja aku merasa terasingkan, apakah aku
cemburu yang berlebih? Ntahlah aku saja tidak mengerti perasaan aku sendiri.
Terkadang aku ingin marah ingin kamu tahu tapi itu sulit, aku belajar untuk
memendam perasaan ini, terkadang aku mengungkapkannya tetapi responmu tidak
merubah keadaan.
Terlebih lama aku memendam perasaanku mulai kabur, terkadang
aku masa bodo karna sikapmu tak acuh kepadaku, terkadang aku tidak peduli apa
yang kamu lakukan karena jika aku larang semua hanya percuma, terkadang aku
mempuyai rasa takut yang berlebih dan cemburu yang luar biasa. Aku masih tidak
mengerti perasaanku sampai saat ini.
Terkadang aku bertanya-tanya apakah sikapku berlebihan? Aku
tidak bisa menilainya tapi itu wujud rasa sayangku terhadapmu mungkin terlalu
berlebihan tapi itu wujud rasa sayangku.
Aku selalu bertanya-tanya kepada diriku sendiri apa yang kurang dariku?
Apakah sikapku egois? Rasa berlebihku
mungkin itu hanya untuk saat ini, karena
aku belum terbiasa dengan kamu menyukai seorang member idol group. Suatu saat
aku mungkin terbiasa.
Tetapi saat aku mencoba
ternyata itu sulit, aku lebih
melempiaskannya dengan tangis, bukan karena cengeng atau apa tetapi, selalu ada
asa untuk mundur mungkin jika aku mundur kamu tidak akan risih akan aku yang
selalu cerewet dan protes, aku juga terkadang merasa bersalah jika aku selalu berlebihan. Tetapi mundur bukan jalan keluarnya, aku coba
untuk terbiasa, tetapi mengapa sikapmu malah semakin memburuk? Di beri hati
meminta jantung, aku semakin terbuang mungkin saat bertemu kamu seperti benar
sayang terhadapku tetapi setelah selesa bertemu kamu seperti it lagi.
Itu yang selalu membuat aku putus asa. Yang sering
terlupakan itu anniversary, memang itu hal yang tidak penting dan mungkin tak berarti untukmu lagi, kamu
selalu lupa tanggal itu, pedahal sudah hampir 19bulan tetapi mengapa kamu masih
sering lupa? Kamu lebih mengingat jadwal performance idol group itu terkadang
selalu kecewa, memang manusia itu tdak luput dari lupa tetapi mengapa selalu
seperti ini?
31 DESEMBER 2012 hai, kamu ingat tanggal itu? Aku
menungkapkan bahwa perasaanku terhadapmu hambar, kamu berjanji apa sayang? Kamu
akan berbubah seperti dulu? Hahaha aku selalu ingat itu, aku tidak meminta tapi
jika kamu seperti itu aku bahagia sekali, tanggal 1 januari 2013 aku melhat bio
mu, itu membuat tangis bahagia, selama ini aku berfikir kamu malu mempunyai
hubungan special denganku. Itu mengejutkanku.
14
JANUARI 2013, ya tanggal itu kamu berubah hanya dalam waktu 2 minggu,
terimakasih, itu sudah lebih dari cukup. Sikapmu kembali berubah kea rah yang
tidak aku kenal kembali, aku bingung harus berbuat apa sampai akhirnya aku
benar-benar pasrah. Pada tanggal 28 januari 2013 kami berdebat
hebat aku sudah tidak bisa memendam perasaanku sendiri
sehingga aku meluapkannya, mungkin aku egois tapi aku seperti ini karenamu!
Sekarang tanggal 28
febuari, sudah satu bulan aku dan kamu menjalani hari-hari masing-masing
mungkin ini bisa membuatmu lega, tidak merasa risih lagi dengan keberadaanku.
Aku sering kali merindukanmu, terkadang aku mengatakannya kepadamu dan
terkadang cukup aku posting di twitter dan terkadang aku lebih sering
memendamnya.
Satu minggu sebelum tanggal 28 mama menanyakanmu, aku hanya
menjawab dia sedang sibuk dengan tugas sekolahnya, kalau ada waktu untuk
bertemu pasti bertemu. Aku hanya bisa menjawab seperti itu, mukaku sudah merah
dan tidak bisa menahan tangis aku segera masuk kamar dan memcoba mengetik sms
dan mengirimnya kepadamu, tetapi sampai saat ini aku belum aku kirim. Aku takut
kamu risih.
Ini cukup membuat aku merasa sepi, tetapi itu yang membuatmu
bahagia terkadang aku mencari kesibukan sendiri untuk melupakanmu, terkadang
selalu terlintas banyangmu. Apa lagi saat membaca capture chat kamu dan aku,
rasanya lucu dan mengelitik, banyak janji yang kamu berikan tetapi itu hanya janji, janji itu hanya pelengkap
dan sudah menjadi lalapan.
Terkadang aku tersenyum, dan berkata dulu itu indah sebelum
adanya dia, tetapi sekarang berubah apa boleh buat aku bukan siapa-siapa.
Tugasku mungkin sekarang melupakan,karena menunggu sudah tidak mungkin, aku
sudah menunggumu satu bulan untuk kembali dan meminta maaf tetapi itu hanya
anganku saja, mungkin melupakan adalah yang terbaik tetapi melupakan itu sulit.
Lupa mungkin tidak bisa tapi aku akan berusaha tidak mengusik kehidupanmu yang
jauh lebih bahagia tanpa aku di dalamnya, terimakasih atas semuanya, maafkan
atas sikap aku yang egois. Suatu saat kita pasti bertemu lagi.
kecemburuan dan tingkat kegoisan yang berlebih bisa menjadi hal yang merusak hubungan, perkara kecil bisa menjadi besar, ntahlah mungkin jika keduanya bisa saling mengerti tidak akan seperti ini, dan mungkin ini yang terbaik.
"Ku pejamkan mata ini, mencoba tuk melupakan segala kenangan
indah tentang dirimu tentang mimpku semakin aku mencoba bayangmu semakin nyata
merasuk hingga kejiwa tuhan tolong lah diriku, ntah dimana dirimu berada, hampa
terasa hidupku tanpa dirimu. Apakah disana, kau rindukan aku? Seperti diriku
yang selalu merindukanmu.
Tak bisa aku ingkari engkaulah satu-satunya yang bisa
membuat jiwaku yang pernah mati menjadi lebih berarti. Namun kau menghilang
bagaikan di telan bumi, tak pernahkah kau sadari arti cintamu untukku?" -ari laso"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar