tidak semua yang saya tulis adalah apa yang saya rasakan

Selasa, 05 Maret 2013

KECEMBURUAN VS KETIDAK PEDULIAN


28 JANUARI 2013 ya, tanggal itu masih aku ingat dan mungkn itu kenangan buruk di dalamnya,  satu bulan sebelum tanggal itu aku sudah merasakan hal yang aneh darimu, ntah apa aku tdak bisa menjelaskannya, aku merindukan kamu yang dulu, yang selalu memanjakanku, selalu menanggap aku ada dan selalu membuat aku merasa berart tapi itu dulu dan sekarang ya sekarang tapi apa yang aku rasakan saat itu sangat pait, apa lagi sejak kamu menyukai seseorang di salah satu idol group Indonesia.


Aku terasa terasingkan, mungkn itu perasaan aku saja tapi selama aku bersamamu hanya saat itu saja aku merasa terasingkan, apakah aku cemburu yang berlebih? Ntahlah aku saja tidak mengerti perasaan aku sendiri. Terkadang aku ingin marah ingin kamu tahu tapi itu sulit, aku belajar untuk memendam perasaan ini, terkadang aku mengungkapkannya tetapi responmu tidak merubah keadaan. 


Terlebih lama aku memendam perasaanku mulai kabur, terkadang aku masa bodo karna sikapmu tak acuh kepadaku, terkadang aku tidak peduli apa yang kamu lakukan karena jika aku larang semua hanya percuma, terkadang aku mempuyai rasa takut yang berlebih dan cemburu yang luar biasa. Aku masih tidak mengerti perasaanku sampai saat ini.


Terkadang aku bertanya-tanya apakah sikapku berlebihan? Aku tidak bisa menilainya tapi itu wujud rasa sayangku terhadapmu mungkin terlalu berlebihan tapi itu wujud rasa sayangku.  Aku selalu bertanya-tanya kepada diriku sendiri apa yang kurang dariku? Apakah sikapku egois?  Rasa berlebihku mungkin  itu hanya untuk saat ini, karena aku belum terbiasa dengan kamu menyukai seorang member idol group. Suatu saat aku mungkin terbiasa.


Tetapi saat aku mencoba  ternyata itu  sulit, aku lebih melempiaskannya dengan tangis, bukan karena cengeng atau apa tetapi, selalu ada asa untuk mundur mungkin jika aku mundur kamu tidak akan risih akan aku yang selalu cerewet dan protes, aku juga terkadang merasa bersalah jika  aku selalu berlebihan.  Tetapi mundur bukan jalan keluarnya, aku coba untuk terbiasa, tetapi mengapa sikapmu malah semakin memburuk? Di beri hati meminta jantung, aku semakin terbuang mungkin saat bertemu kamu seperti benar sayang terhadapku tetapi setelah selesa bertemu kamu seperti it lagi.



Itu yang selalu membuat aku putus asa. Yang sering terlupakan itu anniversary, memang itu hal yang tidak penting  dan mungkin tak berarti untukmu lagi, kamu selalu lupa tanggal itu, pedahal sudah hampir 19bulan tetapi mengapa kamu masih sering lupa? Kamu lebih mengingat jadwal performance idol group itu terkadang selalu kecewa, memang manusia itu tdak luput dari lupa tetapi mengapa selalu seperti ini?


31 DESEMBER 2012 hai, kamu ingat tanggal itu? Aku menungkapkan bahwa perasaanku terhadapmu hambar, kamu berjanji apa sayang? Kamu akan berbubah seperti dulu? Hahaha aku selalu ingat itu, aku tidak meminta tapi jika kamu seperti itu aku bahagia sekali, tanggal 1 januari 2013 aku melhat bio mu, itu membuat tangis bahagia, selama ini aku berfikir kamu malu mempunyai hubungan special denganku. Itu mengejutkanku.


 14 JANUARI 2013, ya tanggal itu kamu berubah hanya dalam waktu 2 minggu, terimakasih, itu sudah lebih dari cukup. Sikapmu kembali berubah kea rah yang tidak aku kenal kembali, aku bingung harus berbuat apa sampai akhirnya aku benar-benar pasrah. Pada tanggal 28 januari 2013 kami berdebat
 hebat aku sudah tidak bisa memendam perasaanku sendiri sehingga aku meluapkannya, mungkin aku egois tapi aku seperti ini karenamu!


Sekarang tanggal  28 febuari, sudah satu bulan aku dan kamu menjalani hari-hari masing-masing mungkin ini bisa membuatmu lega, tidak merasa risih lagi dengan keberadaanku. Aku sering kali merindukanmu, terkadang aku mengatakannya kepadamu dan terkadang cukup aku posting di twitter dan terkadang aku lebih sering memendamnya.


Satu minggu sebelum tanggal 28 mama menanyakanmu, aku hanya menjawab dia sedang sibuk dengan tugas sekolahnya, kalau ada waktu untuk bertemu pasti bertemu. Aku hanya bisa menjawab seperti itu, mukaku sudah merah dan tidak bisa menahan tangis aku segera masuk kamar dan memcoba mengetik sms dan mengirimnya kepadamu, tetapi sampai saat ini aku belum aku kirim. Aku takut kamu risih.
Ini cukup membuat aku merasa sepi, tetapi itu yang membuatmu bahagia terkadang aku mencari kesibukan sendiri untuk melupakanmu, terkadang selalu terlintas banyangmu. Apa lagi saat membaca capture chat kamu dan aku, rasanya lucu dan mengelitik, banyak janji yang kamu berikan tetapi  itu hanya janji, janji itu hanya pelengkap dan sudah menjadi lalapan.


Terkadang aku tersenyum, dan berkata dulu itu indah sebelum adanya dia, tetapi sekarang berubah apa boleh buat aku bukan siapa-siapa. Tugasku mungkin sekarang melupakan,karena menunggu sudah tidak mungkin, aku sudah menunggumu satu bulan untuk kembali dan meminta maaf tetapi itu hanya anganku saja, mungkin melupakan adalah yang terbaik tetapi melupakan itu sulit. Lupa mungkin tidak bisa tapi aku akan berusaha tidak mengusik kehidupanmu yang jauh lebih bahagia tanpa aku di dalamnya, terimakasih atas semuanya, maafkan atas sikap aku yang egois. Suatu saat kita pasti bertemu lagi. 


kecemburuan dan tingkat kegoisan yang berlebih bisa menjadi hal yang merusak hubungan, perkara kecil bisa menjadi besar, ntahlah mungkin jika keduanya bisa saling mengerti tidak akan seperti ini, dan mungkin ini yang terbaik.


"Ku pejamkan mata ini, mencoba tuk melupakan segala kenangan indah tentang dirimu tentang mimpku semakin aku mencoba bayangmu semakin nyata merasuk hingga kejiwa tuhan tolong lah diriku, ntah dimana dirimu berada, hampa terasa hidupku tanpa dirimu. Apakah disana, kau rindukan aku? Seperti diriku yang selalu merindukanmu.
Tak bisa aku ingkari engkaulah satu-satunya yang bisa membuat jiwaku yang pernah mati menjadi lebih berarti. Namun kau menghilang bagaikan di telan bumi, tak pernahkah kau sadari arti cintamu untukku?" -ari laso" 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman