Pacaran? seperti apa rasanya pacaran? setauku pacaran hanya menghabiskan waktu yang berharga bagi saya. banyak sekali waktu yang terbuang hanya untuk berpacaran. ya awalnya memang sangat manis, tetapi jika sudah lama itu pahit, seperti halnya memakan permen karet manis di awal ya kalau sudah lama pasti pahit. pacaran, menurutku hanya membuat menangis, segala sulit di lakukan, tidak bisa melakukan hal sesuka kamu. karena kamu menjaga hati pasanganmu, untuk apa menjaga perasaan pasanganmu kalau perasaan kamu saja belum bisa kamu jaga, pacaran hanya makan hati, banyak sekali cemburu, salah paham, dan lain sebagainya.
ntah mengapa terakhir aku berpacaran hasrat ingin berpacaran lagi tidak ada, ya walau mungkin merasa sepi.
tetapi jika kamu dekat dengan teman-temanmu, mungkin rasa sepi itu akan hilang, kamu akan merasakan arti kebebasan, tanpa khawatir akan ada yang menunggumu dan marah di sms/bbm saat kamu dengan teman-temanmu.
sebenarnya banyak hal yang bisa kamu lakukan, tanpa harus berpacaran. mungkin berteman menurutku itu lebih baik. tak perlu mengkhawatirkan akan ada yang marah atau pun cemburu.
haha rasanya aku aneh sekali melihat seorang temanku menangis di kelas karena bertengkar dengan kekasihnya, aku berfikir " mengapa harus menangis? dan betapa bodohnya aku dulu saat berpacaran sering menangisi laki-laki itu" untuk apa aku menangisi dia? sepertinya tidak ada gunanya. aku tertawa dan berkata dulu ini aku bodoh, mengapa aku harus berpacaran? tidak pacaran tidak akan membuat saya mati, buktinya sampai saat ini saya masih bisa hidup :D
dan saya lupa rasanya berpacaran seperti apa, mungkin suatu saat nanti saat aku menikah aku akan berpacaran lagi dengan suamiku yang sudah menjadi muhrim :D saat ini aku ingin menghabiskan waktuku untuk kebebasanku, menikmati masa remajaku. untuk pacaran? hmm... pikir 200x kali deh :D
Allah menciptakan makhluknya berpasangan kok, jadi tunggu aja sampai hari itu datang, saat ini ayo nikmati masa kebebasanmu dan remajamu :))
with love, Virda Mega Andani cielah haha ♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar