tidak semua yang saya tulis adalah apa yang saya rasakan

Senin, 03 Februari 2014

sebesar apa cintaku padamu? | waktu kelak akan memberitahu

karena rasa ini belum pantas diucap | tidak selagi aku masih belum siap

karena satu ucapan bisa menodai hati | noktah maksiat yang menenggelamkan diri

aku terlanjur terjembab dalam lubang rasa | bicara atau diam itu sama-sama menyiksa

namun bila terucap bukan hanya menyiksa namun sisakan dosa | karena kita sama-sama belum siap dan memendam rasa bisa jadi nista

masa depanku dan masa depanmu siapa yang tahu? | namun terkadang kebodohan mengambil alih akal sehatku

kukira dengan mencurahkan rasa ini padamu akan menenangkan | padahal kutahu itu awal musibah yang berujung pada penyesalan

maka mungkin diam adalah jalan yang terbaik | atau kujadikan saja ia beberapa lirik?

bagaimanapun aku tak punya muka | bila harus memulai dengan maksiat

maka biarlah rasa ini masih terpendam tanpa diungkap | sampai waktunya aku mampu dan pantas untuk bercakap

seberapa besar cintaku padamu? | mungkin engkau takkan pernah tahu




(Felix shiaw)

Kamis, 02 Januari 2014

  • "Kenapa kau tempatkan aku di lorong gelap?" ── "Agar kau selalu tahu cara mencintai cahaya."
  • “Bila aku sebuah warna, akan kauberi nama apa?” ── “Carmine.”
  • "Siapa yg paling sering kau bayangkan akan pergi?" ── “Kamu. Bersama sebagian dan seluruhku.”
  • "Sebanyak apa rindu yg sanggup kau jatuhkan?" ── "Jangan coba-coba menghitung tetes hujan."
  • “Kenapa hati yg patah tidak berbunyi?” ── “Karena telingamu sedang tidak ingin mendengar apa-apa.”
  • "Lalu aku berhenti mencintaimu, apa yg akan kau lakukan?" ── "Menghapus kata berhenti."
  • “Kau tahu terkadang ada kata-katamu yg menyakitiku?” ── “Aku mungkin tidak tahu, tapi aku pasti tidak mau.”
  • “Pergi ke mana doa-doa kita yg tidak Tuhan kabulkan?” ── “Kepada amin yg lebih membutuhkan.”
  • “Aku hujan, lalu kau?” ── “Halaman rumah seorang penyuka Petrichor.”
  • "Apa kabar rumahmu?" ── “Beberapa jendela masih dibiarkan terbuka, agar doa lancar keluar masuknya.”
  • “Berapa sendok gula untuk kopi di meja kerjaku hari ini?” ── “Tidak ada. Karena kau tidak suka kopi.”
  • “Sebelum tidur, apakah kau selalu memikirkan aku?” ── “Antara iya dan tidak mungkin tidak.”

Senin, 30 Desember 2013

Teruntuk, kamu.
Selamat datang, sayang.
Selamat datang di kehidupanku yang belum tertata rapi.
Selamat datang di dalam hatiku yang masih porak-poranda sebab penghuni sebelum kamu.
Selamat datang di dalam pikiranku yang masih menjadi tempat bermain kanak-kanak sehingga aku belum dewasa.
Selamat datang dirutinitas keseharianku yang masih sering saja mengacuhkan kamu.
Selamat datang di sini, sayang. Selamat datang di kehidupanku yang akan aku lalui bersama kamu.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku untuk merapikan kehidupanku.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku membereskan puing-puing sisa keporak-porandaan dalam hatiku.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku membantu kanak-kanak tersebut tumbuh dewasa hingga pikiranku tidak ada pemikiran seperti mereka lagi.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku untuk lebih peduli kepada sekitar terutama kamu di dalam rutinitas keseharianku..
Aku percaya Tuhan, sayang. Aku percaya Ia mempertemukan kita untuk melalui kebahagiaan bersama-sama.
Sabarlah dalam menghadapiku, sayang. Jangan terlalu cepat lelah kemudian kamu menyerah dan membuat kamu melakukan tindakan yang gegabah, meninggalkanku. Tetaplah seperti ini, ada bersamaku entah itu esok, lusa atau nanti.
Selamat datang, sayang. Selamat datang sebagai kebahagiaan yang memang aku nanti.
Yang memutuskan untuk mencari bahagia bersamamu,
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Aku menemukanmu, kamu membutuhkanku untuk disampingmu, ucapmu
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Mencintaiku adalah hal termudah yang pernah kamu lakukan, katamu
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Pelukan pertama kita bagaikan orgasme jiwa katamu dan aku melambung dengan pelukan-pelukan mu setelah itu
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Aku perkenalkan kamu kepada seluruh anggota keluargaku dengan yakinnya
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Cincin yang kamu janjikan tak kunjung terpasang di jari manisku
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Aku dan kamu seperti ada sebuah ikatan ucapmu saat itu
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Tidak ada yang bisa menggantikanku di hatimu pun sebaliknya
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Rasaku tidak akan pernah biasa untukmu
Mungkin aku hanya tenggelam dalam dongeng masa depan bersamamu
Aku terlalu yakin dengan semua ucapan, rencana dan khayalan-khayalan bahagiaku bersamamu
Yang nyatanya mungkin Tuhan tidak menginginkannya.
“Talk about our future like we had a clue” – Katy Perry

bukan kita lagi

kita adalah aku dan kamu yang telah saling jatuh cinta bahkan sebelum pertemuan pertama
kita adalah aku dan kamu yang saling kagum dengan kepandaian dari sosok masing-masing
kita adalah aku dan kamu yang tak jarang saling menorehkan luka kemudian membebatnya kembali dengan lilitan kebahagiaan
kita adalah aku dan kamu yang datang dan pergi kemudian masing-masing mencari kembali satu sama lain karena tidak ada yang lain di hati
kita adalah aku dan kamu yang saling membohongi perasaan masing-masing pada akhirnya agar tidak ada yang terjatuh lebih dalam lagi
kita adalah aku yang kelelahan mengejarmu dan kamu yang seolah-olah tidak menginginkanku dan pada akhirnya tidak ada lagi kita.

Rabu, 12 Juni 2013

ASING

10 juni 2013 ada kehidupan baru di hidupku.
terkesan lebay tapi memang begitu adanya, baru kali ini aku pacaran sama cowo super duper sibuk, setiap ada tawaran event di sekolah pasti di terima, emang bagus sih tapi rasanya aneh :| sebelumnya aku ga pernah pacaran sama orang yang super sibuk mangkanya pas ngerasain sekarang asing banget, bukan ngga ngedukung tapi belum biasa aja 180 derajat perbedaan dari mantan terakhirku. yang biasanya everytime bisa sama aku sekarang pacaran sama yang super sibuk :| hahaha

Denganku, jangan lelah berlari. Sekali berhenti akan terasa mati. Berlarilah sekencang kau mampu. Sekencang itu aku akan memperjuangkanmu

Halaman