tidak semua yang saya tulis adalah apa yang saya rasakan

Senin, 30 Desember 2013

Teruntuk, kamu.
Selamat datang, sayang.
Selamat datang di kehidupanku yang belum tertata rapi.
Selamat datang di dalam hatiku yang masih porak-poranda sebab penghuni sebelum kamu.
Selamat datang di dalam pikiranku yang masih menjadi tempat bermain kanak-kanak sehingga aku belum dewasa.
Selamat datang dirutinitas keseharianku yang masih sering saja mengacuhkan kamu.
Selamat datang di sini, sayang. Selamat datang di kehidupanku yang akan aku lalui bersama kamu.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku untuk merapikan kehidupanku.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku membereskan puing-puing sisa keporak-porandaan dalam hatiku.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku membantu kanak-kanak tersebut tumbuh dewasa hingga pikiranku tidak ada pemikiran seperti mereka lagi.
Aku percaya Tuhan mempertemukan kita agar kamu membantuku untuk lebih peduli kepada sekitar terutama kamu di dalam rutinitas keseharianku..
Aku percaya Tuhan, sayang. Aku percaya Ia mempertemukan kita untuk melalui kebahagiaan bersama-sama.
Sabarlah dalam menghadapiku, sayang. Jangan terlalu cepat lelah kemudian kamu menyerah dan membuat kamu melakukan tindakan yang gegabah, meninggalkanku. Tetaplah seperti ini, ada bersamaku entah itu esok, lusa atau nanti.
Selamat datang, sayang. Selamat datang sebagai kebahagiaan yang memang aku nanti.
Yang memutuskan untuk mencari bahagia bersamamu,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman